Di halaman ini
- Apa yang pasti tentang susunan layar pinisi?
- Mengapa pinisi sering disamakan dengan sekunar?
- Apa arti umum sekunar, dan apa batasnya?
- Apakah bentuk lambung bisa membedakan keduanya?
- Apa akibatnya bila label dipakai sembarangan?
- Apakah mesin mengubah jawabannya?
- Bagaimana menulis perbedaan ini dalam spesifikasi kapal?
- Apa kalimat yang aman untuk dikutip?
- Pertanyaan apa yang perlu diajukan pada penjual atau pembuat kapal?
- Apa yang sering ditanyakan tentang pinisi dan sekunar?
- Dari mana fakta di halaman ini berasal?
- Bagaimana cara menghubungi desk tentang spesifikasi layar?
Oleh Kapal Phinisi Editorial Desk

Perbedaan pinisi dan sekunar terletak pada susunan layar yang dinamai, tetapi perbandingan rincinya belum bisa dibuat tuntas dari sumber yang ada. Pinisi bertiang dua dengan tujuh sampai delapan layar, diatur seperti gaff-ketch menurut Wikipedia Indonesia, dan sumber itu tidak menyamakannya dengan sekunar. Halaman ini memberi hal yang tercatat dan cara menguji label sekunar.
Apa yang pasti tentang susunan layar pinisi?
Empat hal berikut bersumber dari Wikipedia Indonesia, dan keempatnya cukup untuk memulai perbandingan apa pun:
- Jumlah tiang: dua.
- Jumlah layar: tujuh sampai delapan. Angka tujuh lebih populer, tetapi rentang ini lebih tepat.
- Cara mengatur: seperti gaff-ketch, dengan apa yang disebut sumber sebagai standing gaffs.
- Yang dinamai: konfigurasi tiang, layar, dan tali-temali. Pinisi bukan bentuk lambung.
Standing gaffs, dalam arti umum dunia layar, berarti gaff yang tetap di atas; padanan ini label kami, bukan rumusan sumber. Uraian jumlah layarnya ada di layar kapal pinisi. Di sini cukup diingat bahwa perbandingan dengan sekunar adalah perbandingan antarsusunan layar. Membandingkan pinisi dengan sekunar berdasarkan lambung, kayu, atau kemewahan kabin berarti membandingkan hal yang keliru.
Mengapa pinisi sering disamakan dengan sekunar?
Sumber kami tidak menjelaskan asal penyamaan itu, jadi yang berikut adalah dugaan editorial. Penelitian yang dirujuk Wikipedia Indonesia menempatkan kemunculan sistem layar pinisi pada abad ke-19, saat layar tanjaq mulai dipasangkan dengan layar depan-belakang gaya Eropa di tangan pelaut Sulawesi. Cara membangun kapal ala Eropa sudah lebih dulu masuk, sejak VOC pada awal abad ke-18. Dengan latar seperti itu, wajar bila orang yang terbiasa dengan kapal layar Barat mencari padanan terdekat dalam kosakatanya sendiri.
Padanan semacam itu membantu percakapan, tetapi ada ongkosnya. Asal pinisi adalah gabungan, sehingga kata pinjaman dari Barat hanya menangkap separuh ceritanya. Bagian tanjaq hilang begitu kapal diberi label asing, dan pembaca bisa mengira pinisi adalah salinan kapal Eropa.
Apa arti umum sekunar, dan apa batasnya?
Dalam arti umum dunia layar, sekunar adalah kapal layar bertiang dua atau lebih, dengan tiang depan tidak lebih tinggi daripada tiang belakang. Ketch, sebaliknya, umumnya bertiang belakang lebih pendek. Kedua kalimat itu pengertian umum yang kami beri label, bukan kutipan dari sumber di halaman ini, jadi untuk naskah formal rujuklah kamus pelayaran atau buku tali-temali kapal layar. Rumusan "seperti gaff-ketch" pada pinisi karena itu tidak otomatis menjadikannya sekunar, sedangkan tinggi tiang pinisi tidak dirinci Wikipedia Indonesia.
Sebagai gantinya, tabel berikut menunjukkan apa yang tercatat tentang pinisi dan apa yang perlu diperiksa pada kapal yang diberi label sekunar. Kolom tengah bersumber, sedangkan kolom kanan adalah langkah pemeriksaan dari kami.
| Aspek | Pinisi (tercatat) | Yang diperiksa pada kapal berlabel sekunar |
|---|---|---|
| Jumlah tiang | Dua | Hitung semua tiang di kapal atau pada gambar layar |
| Tinggi tiang depan dan belakang | Belum dirinci sumber | Ukur keduanya, lalu cocokkan dengan definisi kamus pelayaran |
| Jumlah layar | Tujuh sampai delapan | Hitung layar yang benar-benar terpasang, bukan yang tertulis di brosur |
| Cara mengatur layar | Seperti gaff-ketch, dengan standing gaffs | Tanyakan bagaimana layar dinaikkan dan diturunkan |
| Asal susunan | Gabungan layar tanjaq dan layar depan-belakang gaya Eropa | Minta penjelasan asal gambar layarnya |
| Lambung | Bisa palari, jonggolang, atau lambo | Catat terpisah, karena lambung bukan penentu nama layar |
Apakah bentuk lambung bisa membedakan keduanya?
Tidak. Ini kekeliruan yang paling sering muncul. Karena pinisi menamai susunan layar, lambungnya bisa berbeda-beda. Lunas palari melengkung dan kemudinya dua di samping. Jonggolang datang kemudian, pada pertengahan abad ke-20. Lambo adalah jenis yang dicatat untuk pinisi modern bermotor. Ketiganya tercatat membawa layar pinisi, jadi melihat lambung saja tidak akan menjawab apakah sebuah kapal pinisi atau bukan.
Cara memisahkannya sederhana. Saat menulis spesifikasi, buat dua baris: satu untuk lambung, satu untuk susunan layar. Bila penawaran hanya menulis satu kata untuk keduanya, minta dirinci. Perbedaan ketiga lambung itu kami jabarkan di perbedaan pinisi dan lambo.
Apa akibatnya bila label dipakai sembarangan?
Label yang longgar menimbulkan masalah nyata di tiga tempat:
- Kontrak. Kata pinisi atau sekunar tanpa gambar layar bisa ditafsirkan berbeda oleh pemesan dan pembuat. Sengketanya baru muncul ketika tiang sudah berdiri, saat perubahan paling sulit dilakukan.
- Cerita budaya. Pengakuan UNESCO menyangkut seni membuat kapal di Sulawesi Selatan. Memakai kata pinisi untuk kapal apa saja agar terdengar berwarisan adalah klaim yang perlu diuji, seperti dijelaskan di arti warisan budaya takbenda.
- Penulisan. Lapisan namanya sudah rumit tanpa tambahan label baru. Pelaut Sulawesi dulu menyebut kapalnya palari, dan nama pinisi datang kemudian. Pelajar atau penulis yang mengutip kata sekunar perlu menyebut sumber yang memakainya.
Apakah mesin mengubah jawabannya?
Tidak secara langsung. Mesin mengubah tenaga dorong, bukan nama susunan layar. Kapal bermesin dengan dua tiang dan layar pinisi tetap bisa disebut memakai layar pinisi, sedangkan kapal yang tiangnya lebih sebagai hiasan menimbulkan pertanyaan lain. Bahasan itu kami lanjutkan di kapal pinisi modern.
Bagaimana menulis perbedaan ini dalam spesifikasi kapal?
Spesifikasi yang baik membuat perdebatan istilah tidak lagi menentukan. Pisahkan tiap hal ke barisnya sendiri, misalnya seperti ini:
- Lambung: tulis jenisnya, lalu rujuk gambar lambung bernomor.
- Susunan layar: tulis jumlah tiang dan jumlah layar, lalu rujuk gambar layar bernomor.
- Tenaga: tulis apakah kapal bergerak dengan layar, mesin, atau keduanya.
- Sebutan: tulis bahwa kata pinisi atau sekunar dalam brosur tidak mengubah isi gambar yang disepakati.
Dengan susunan seperti itu, kedua pihak bisa berbeda pendapat soal nama tanpa berbeda pendapat soal kapal. Yang mengikat adalah gambar, jumlah, dan cara kerja yang tertulis, sedangkan label tetap bisa dibicarakan setelahnya tanpa mengganggu pekerjaan di lapangan.
Apa kalimat yang aman untuk dikutip?
Bagi pelajar, penulis, atau penyusun brosur, kalimat berikut bisa dipertanggungjawabkan dari sumber yang ada: "Pinisi adalah sistem layar bertiang dua dengan tujuh sampai delapan layar, yang menurut Wikipedia Indonesia diatur seperti gaff-ketch." Kalimat itu tidak memerlukan kata sekunar sama sekali. Bila kata sekunar tetap ingin dipakai, sebutkan siapa yang memakainya dan definisi dari kamus mana yang menjadi acuan, supaya pembaca bisa memeriksa sendiri.
Pertanyaan apa yang perlu diajukan pada penjual atau pembuat kapal?
- Berapa tiang dan berapa layar yang terpasang saat kapal diserahkan?
- Apakah gambar layar tersedia, dan siapa yang membuatnya?
- Mengapa kapal ini disebut sekunar atau pinisi, dan rujukannya apa?
- Apakah layar dipakai untuk berlayar sungguhan, atau terutama untuk tampilan?
- Jenis lambungnya apa, dan apakah itu tertulis terpisah dari susunan layar?
Perusahaan kami bisa menjadi pihak dalam kontrak bila pembicaraan lewat desk berlanjut. Ajukan lima pertanyaan yang sama kepada kami.
Apa yang sering ditanyakan tentang pinisi dan sekunar?
Apakah pinisi termasuk sekunar?
Belum bisa kami pastikan. Wikipedia Indonesia menyamakan pengaturan layar pinisi dengan gaff-ketch dan tidak menyebut sekunar.
Berapa tiang dan layar yang dimiliki pinisi?
Dua tiang dengan tujuh sampai delapan layar. Hitung pada kapalnya langsung, karena angka di brosur belum tentu sama.
Apakah layar pinisi berasal dari Eropa?
Tidak sepenuhnya. Penelitian yang dirujuk Wikipedia Indonesia menyebut gabungan layar tanjaq dengan layar depan-belakang gaya Eropa pada abad ke-19.
Apakah lambung bisa membuktikan sebuah kapal sekunar?
Tidak. Label itu menyangkut susunan layar, jadi periksa tiang dan layarnya, lalu catat lambung pada baris terpisah di spesifikasi.
Bagaimana memastikan kapal yang disebut sekunar?
Hitung tiang dan layarnya, ukur tinggi tiang depan dan belakang, minta gambar layar, lalu cocokkan dengan definisi dari kamus pelayaran.
Dari mana fakta di halaman ini berasal?
Bagaimana cara menghubungi desk tentang spesifikasi layar?
Kirim gambar layar atau deskripsi kapal yang ingin Anda bahas ke WhatsApp 6281139414563 atau bd@juaraholding.com.
Kirim jenis kapal, ukuran, dan pekerjaannya. Desk menjawab dengan penawaran tertulis.
Minta penawaran lewat WhatsApp bd@juaraholding.com